Total Tayangan Laman

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 17 Desember 2015

5 Destinasi Sejarah dan Kebudayaan di Yogyakarta (bagian I)

  1.       CANDI IJO



 a.      SEJARAH
Candi ijo terletak di Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Pemberian nama lokasi candi ialah berdasarkan letak candi yang ditemukan di perbukitan Ijo. Sebutan ijo ialah  berarti hijau yang pertama kalinya ada dalam prasasti Poh yang berasal dari tahun 906 Masehi. Disebutkan bahwa dalam prasasti tersebut ada seseorang yang berasal dari desa ijo yang menghadiri upacara keagamaan. Bunyinya sebagai berikut: “Anak wanua i Luang hijo i “. Candi berlatar agam hindu ini diperkirakan dibangun antara abad ke-10 sampai dengan ke-11.


b.      LOKASI
Candi ini berada di lereng barat sebuah bukit yang jauh dari keramaian di kawasan barat Yogyakarta, di selatan situs ratu baka. Dataran kompleks candi ini luasnya sekitar 0,8 hektar, namun diperkirakan sesungguhnya kompleks candi ijo jauh lebih luas dari lahan yang sudah dibebaskan oleh pemerintah tersebut. Dugaan itu didasarkan pada kenyataan bahwa ketika lereng bukit candi ijo di sebelah timur dan utara ditambang oleh penduduk, masih banyak ditemukan artefak yang mempunyai kaitan dengan candi. Untuk mencapai candi ini, pengunjung dapat menggunakan kendaraan berupa motor atau mobil. Akses dari kota Yogyakarta juga cukup mudah, apabila dari pusat kota ambil jalan ke timur arah Jalan solo kemudian lurus terus sampai pertigaan Candi Prambanan. Lalu belok kanan menuju arah Piyungan, lurus saja kemudian ambil jalan menuju Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo. Jalan menuju Candi Ijo cukup menanjak, pastikan kendaraan anda pada kondisi prima jika ingin berkunjung ke candi ini. 

c.       ARSITEKTUR








Kompleks candi ijo terdiri dari beberapa kelompok candi induk, candi pengapit, dan candi perwara. Candi induk menghadap ke barat, dihadapannya berjajar 3 candi yang lebih kecil ukurannya yang diduga dibangun untuk memuja brahma, wisnu, dan syiwa. Bangunan candi induk berdiri di atas kaki candi yang berdenah dasar persegi empat. Pintu masuk ke ruang dalam tubuh candi terletak di pertengahan dinding sisi barat, diapit 2 buah jendela palsu. Di atas ambang pintu terdapat hiasan kepala kala bersusun. Sebagaimana yang terdapat di candi-candi lai di jawa tengah dan yogyakarta, kedua kepala kala tersebut tidak dilengkapi dengan rahang bawah. Di atas ambang jendela palsu juga dihiasi dengan pahatan kepala kala bersusun. Ambang pintu dibingkai dengan tubuh sepasang naga yang menjulur ke bawah dengan kepala membelakangi ambang pintu dan mulut yang menganga lebar. Di dalam mulut masing-masing naga terdapat burung kakatua kecil. Jendela-jendela palsu ada di bagian luar dinding utara, timur, selatan, yaitu 3 buah pada masing-masing sisi. Ambang jendela juga dibingkai denga hiasan sepasang naga dan kepala kala seperti yang terdapat di jendela palsu yang mengapit pintu. Untuk mencapai pintu yang terletak sekitar 120 cm dari permukaan tanah dibuat tangga yang dilengkapi dengan pipi tangga berbentuk sepasang makara. Kepala makara menjulur ke bawah dengan mulut menganga. Kompleks Candi Ijo adalah kompleks percandian yang berteras-teras dan semakin meninggi pada sisi Timur dengan bagian pusat candi. Pola candi semacam ini berbeda dengan pola-pola candi yang ada di dataran prambanan. Kebanyakan kompleks percandian memusat ke tengah misalnya candi Prambanan atau juga candi Sewu. Hal ini didasari oleh konsep penataan ruang yang bersifat kosmis dengan pusat berupa puncak gunung sebagai tempat tinggal para Dewa.


d.      TIKET
Untuk memasuki Candi Ijo saat ini belum dikenakan biaya masuk, pengunjung hanya perlu mengisi buku tamu di pos penjagaan candi. Selain itu, pengunjung hanya dikenai biaya untuk parkir kendaraan (motor Rp 2.000,- & mobil Rp 5.000,-) . Lokasi parkir kendaraan di Candi Ijo berada di sebelah selatan candi.

e.      SUMBER


 2.      CANDI BARONG






a.      SEJARAH

Candi barong merupakan candi peninggalan agama Hindu yang terletak di Dusun Candisari, Bokoharjo, Prambanan. Disebut Candi Barong karena terdapat hiasan kala di relung tubuh candi yang tampak seperti Barong. Keberadaan Candi Barong yang juga bernama Candi Sari Suragedug disebutkan dalam Prasasti Ratu Baka (856 M) dalam bahasa Sansekerta dan ditulis menggunakan huruf Jawa kuno. Dalam prasasti tersebut diceritakan tentang seorang raja bernama Sri Kumbaja atau Sri Kalasodbhava yang membangun tiga 'lingga', yaitu Krttiwasalingga dengan pendamping Dewi Sri, Triyarbakalingga dengan pendamping Dewi Suralaksmi, dan Haralingga dengan pendamping Dewi Mahalaksmi. Diperkirakan bangunan yang dimaksud adalah Candi Barong. Dalam Prasasti Pereng (863 M), yang juga ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan menggunakan huruf Jawa kuno, disebutkan bahwa pada tahun 784 Saka (860 M) Rakai Walaing Pu Kumbhayoni menganugerahkan sawah dan dua bukit di Tamwahurang untuk keperluan pemeliharaan bangunan suci Syiwa bernama Bhadraloka. Para ahli berpendapat bahwa Sri Kumbaja atau Sri Kalasodbhava adalah Pu Kumbhayani dan bangunan Syiwa yang dimaksud adalah Candi Barong.

b.      LOKASI
Candi Barong berada di atas Bukit Batur Agung, di tenggara Keraton Ratu Boko. Tepatnya berada di Dusun Candisari, Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Untuk mencapai candi ini, pengunjung dapat menggunakan kendaraan berupa motor atau mobil. Tetapi pengunjung lebih disarankan untuk memakai motor karena lebih fleksibel untuk dapat mencapai candi. Akses dari kota Yogyakarta juga cukup mudah, apabila dari pusat kota ambil jalan ke timur arah Jalan solo kemudian lurus terus sampai pertigaan Candi Prambanan. Lalu belok kanan menuju arah Piyungan, lurus saja kemudian ambil jalan menuju Dusun Candisari, Bokoharjo atau restoran Abhayagiri. Ikuti jalan sampai menemukan petunjuk jalan arah Candi Barong, kemudin belok kiri dan ikuti jalan sampai Candi Barong.

c.       ARSITEKTUR



Berbeda dengan candi-candi lainnya di Jawa Tengah, Candi Barong merupakan bangunan punden berundak, yaitu model bangunan suci pada masa prahindu. Candi ini terdiri atas teras bersusun tiga, makin ke atas main sempit. Luas teras pertama adalah 90 x 63 m2, sedangkan teras kedua adalah 50 x 50 m2. Dilihat dari letak tangga naik dari teras ke terasnya, candi Hindu ini menghadap ke barat. Di pertengahan sisi barat terdapat tangga naik dari teras pertama ke teras kedua setinggi sekitar 4 m dengan lebar 3 m. Teras ketiga, yang berukuran 25 x 38 m2, terletak 5 m dari permukaan teras kedua, dan dapat dicapai melalui tangga selebar 3,2 m. Tangga tersebut dilengkapi dengan pipi tangga di kiri-kanannya. Di pangkal tangga terdapat hiasan menyerupai 'ukel' yang sudah tidak jelas bentuknya. Di kiri dan kanan dinding pipi tangga terdapat hiasan berupa daun kalpataru yang sebagian sudah rusak. Di puncak tangga terdapat gerbang beratap (gapura paduraksa) menuju ke pelataran teras ketiga. Di atas ambang gapura terdapat hiasan Kalamakara. Dinding teras diberi penguat berupa susunan balok batu andesit yang diperhalus dengan lapisan batu putih di permukaannya. Dinding teras candi, dari teras terbawah sampai yang teratas, terlihat polos tanpa hiasan. Mendekati ujung selatan dinding barat teras ketiga terdapat ceruk yang belum jelas fungsinya. Pelataran teras teratas, yang dianggap sebagai tempat yang tersuci terdapat dua bangunan berjajar arah utara-selatan, masing-masing mempunyai luas dasar 8 x 8 m2. Bangunan pertama terletak di ujung selatan, sedangkan yang kedua terletak di tengah pelataran, tepat berhadapan dengan tangga. Kedua bangunan yang ada tidak mempunyai mempunyai pintu masuk ke tubuh candi, karena tidak terdapat ruangan di dalamnya. Pada keempat sisi masing-masing bangunan terdapat relung tempat menaruh arca. Di atas ambang relung terdapat hiasan kalamakara lengkap dengan rahang bawah yang sangat sederhana pahatannya. Tidak terdapat hiasan relief pada dinding dan kaki bangunan, hanya ada pahatan berpola dedaunan dan sosok manusia yang sederhana. Atap candi bersusun dengan puncak runcing. Pelipit atap berpola bunga dan kumuda.

d.      TIKET
Untuk memasuki Candi Barong saat ini belum dikenakan biaya masuk, pengunjung hanya perlu mengisi buku tamu di pos penjagaan candi. Selain itu, pengunjung hanya dikenai biaya untuk parkir kendaraan (motor Rp 2.000,- & mobil Rp 5.000,-) . Lokasi parkir kendaraan di Candi Barong berada di sebelah utara candi.

e.      SUMBER



3.      BEKAKAK



a.      SEJARAH


Sekitar tahun 1755 Sri Sultan Hamengku Buwono I yang pada masa itu masih bergelar Pangeran Mangkubumi sedang membangun Keraton yang saat ini berada di kotamadya, sambil mengawasi pembangunan keraton, Pangeran Mangkubumi tinggal di pesanggrahan yang berada di Ambarketawang bersama abdinya yang setia yakni Kyai Wirasuta yang disebut juga dhalem kinasih yang artinya abdi yang dikasihi. Daerah gunung Gamping sendiri adalah pegunungan batu kapur yang dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai mata pencaharian pengumpul batu kapur. Setelah pembangunan keraton selesai, Pangeran Mangkubumi beserta abdi dhalem hendak kembali ke keraton, namun Kyai Wirasuta beserta istrinya memilih tetap tinggal di pesanggarahan tersebut. Akhirnya Pangeran Mangkubumi pun pindah ke keraton dan bergelar Sri Sultan Hamengku Buwono I. Malapetaka tak diduga terjadi, pada hari Jumat Kliwon di bulan Sapar, Gunung Gamping tempat tinggal sang abdi dhalem kinasih runtuh dan menewaskan kedua abdi dhalem tersebut. Kabar runtuhnya Gunung Gamping sampai ke telinga Sri Sultan yang kemudian memerintahkan para prajuritnya menggali reruntuhan dan mencari jasad abdi dhalemnya. Namun keanehan terjadi, ketika seluruh longsoran berhasil di singkirkan, jasad kedua abdi dhalem tak ditemukan. Masyarakat setempat meyakini Kyai dan Nyai Wirasuta muksa atau menghilang dan masih menempati Gunung Gamping hingga saat ini. Seiring berjalannya waktu, masyarakat Ambarketawang diresahkan dengan terjadinya musibah yang serupa setiap bulan Sapar dimana para pekerja tertimbun runtuhan gunung. Menanggapi keresahan masyarkat, Sri Sultan menitahkan untuk mengadakan upacara ritual setiap bulan Sapar dengan menyembelih sepasang pengantin Bekakak di pesanggrahan Gunung Gamping untuk menolak bala dan menjauhkan masyarakat dari musibah. Sepasang pengantin Bekakak ini terbuat dari tepung ketan yang dibuat menyerupai manusia dan didandani seperti pengantin lengkap dengan sesaji yang ditempatkan pada sebuah keranda yang dihiasi berbagai macam bunga maupun dedaunan. Didalam sepasang pengantin Bekakak berisi air gula jawa atau juruh yang diumpamakan darah, sehingga ketika pengantin Bekakak di sembelih, seolah-olah mengeluarkan darah.

b.      LOKASI

Bekakak merupakan upacara adat yang berasal dari wilayah Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta. Jika ingin datang ke daerah Ambarketawang untuk melihat upacara Bekakak, pengunjung dapat menggunakan kendaraan berupa motor atau mobil. Akses dari kota Yogyakarta juga cukup mudah, apabila dari pusat kota ambil jalan ke Barat menuju Jalan Wates. Apabila sudah sampai Pasar Gamping, lihat petunjuk Jalan menuju daerah Ambarketawang. Upacara adat ini biasanya dilakukan dengan mengelilingi wilayah Ambarketawang dan berakhir di Pesanggrahan Gunung Gamping.


c.       ISI


Ritual upacara Bekakak adalah sebuah ritual budaya Jawa asli yang bertujuan mengenang kesetiaan salah satu abdi dalem kesayangan Sri Sultan Hamengku Buwono I bernama Kyai Wirasuta dan Nyai Wirasuta. Biasanya Saparan Bekakak ini dilakukan pada siang hingga sore hari. Pembuatan boneka Bekakak dilakukan secara bergilir dari masing-masing dusun. Sebelum dibawa ke pesanggrahan, Bekakak ini diarak mengelilingi wilayah Ambarketawang disertai kirab budaya yang ikut meramaikan ritual adat tahunan ini, diantaranya parade Bregodo atau barisan prajurit, kesenian Jathilan, Reog Ponorogo, Gunungan yang berisi sayuran dan buah-buahan serta boneka Ogoh-ogoh yang berukuran sangat besar menyerupai raksasa. Setelah dibawa berkeliling, boneka Bekakak dibawa ke pesanggrahan Gunung Gamping. Disana satu persatu sang pengantin dikeluarkan dan disembelih oleh pemerintah setempat. Sesudah upacara penyembelihan selesai, boneka bekakak dibagikan kepada pengunjung. Dalam ritual adat ini, pemerintah menghimbau masyarakat untuk tidak menyangkutkan dengan kepercayaan atau agama apapun karena tujuan diadakannya acara Bekakak ini untuk memelihara seni tradisi agar tak punah oleh zaman. Tujuan utama dari perayaan ini adalah mengenang kesetiaan sang abdi dhalem yaitu Kyai dan Nyai Wirasuta. Sekarang kawasan Gunung Gamping dijadikan sebagai kawasan cagar alam, dimana gunung gamping yang dulunya sangat luas sekarang hanya tersisa sebongkah bukit kecil. Lokasi ini dilindungi oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Yogyakarta, karena batu gamping yang tersisa adalah jenis batuan Eosin yang berusia lebih dari 50 juta tahun yang lalu.


d.      SUMBER



Rabu, 18 April 2012

Death Before Dishonor “Belongs to Indonesian Tour 2010”





Ini adalah salah satu rangkaian tour 2010 yang dilakukan Death Before Dishonor, band hardcore asal Boston, Massachusetts United States di kawasan Asia. Acara ini digelar satu minggu setelah hari raya Idul Fitri, acara ini juga digunakan sebagai ajang silaturahmi para hardcore kids dari berbagai kota di Indonesia.

Tidak seperi biasanya cuaca kota Bandung yang biasanya kurang bersahabat tiba-tiba hari itu mendadak cerah dan panas, pelataran pintu masuk mulai dipadati oleh para penonton dari pukul 1 siang, Acaranya sendiri dimulai dari pukul 2 siang dan tampak dipadati oleh para hardcore kids dari berbagai kota, seperti Jakarta, Pontianak, Malang, Jogja, Surabaya, dan beberapa kota lainnya. Sebagai band pembuka acara ini diisi oleh band-band hardcore dari luar kota Bandung, seperti Secret Weapon (Pontianak), dan Bestiality (Jakarta). Meskipun cuaca kota Bandung hari itu lumayan panas, tapi semangat penonton untuk melakukan two step dance, moshing dan selebrasi khas ala hardcore lainnya tidaklah sirna. Selain itu, penampilan dari kedua band pembuka ini sangat optimal dan atraktif.

Usai penampilan dari kedua band pembuka, kini giliran Death Before Dishonor yang datang dengan empat orang personil yang terdiri dari: Bryan (vocal), Frankie (guitar), Memphis (drums), dan Rob (bass) menghajar crowd penonton yang udah sudah tidak sabar menantikan penampilan dari mereka. Death Before Dishonor naik ke atas panggung sekitar pukul 4 sore, dan penampilan mereka sore itu dibuka dengan lagu “Count Me In”, dan beberapa lagu lawas lainnya seperi “Never Again”, “Born From Misery”, “Break Trough It All” dan beberapa lagu yang diambil dari album lainnya. Tidak lupa mereka membawakan lagu-lagu yang diambil dalam album terbaru mereka yang berjudul Better Ways to Die (2009), seperti “Remember”, “Peace an Quiet”, “Coffin Nail”, “Our Glory Days”, dan “Boys In Blue” mereka suguhkan kepada para penonton yang hadir hari itu. Penampilan mereka diakhiri dengan satu lagu encore yang berjudul “Boston Belongs to Me”. Penonton semakin brutal dan gila, mereka semua mulai maju ke depan barikade berebut microphone yang disodorkan oleh Bryan sang vocalist. Overall acara ini berjalan dengan tertib dan lancer, salute!! …








Jumat, 09 Maret 2012

Pengalaman Di SMP N 8 Yogyakarta

banyak sekali pengalaman yg aku alami di SMP N 8. mulai dari kelas 7 dulu, hingga sekarang kelas 9. pengalaman yg menarik saat kelas 7 dulu yaitu saat aku mengikuti ekstrakulikuler. ada banyak ekskul yg aku ikuti saat kelas 7 dulu, misalnya taekwondo, sepakbola, tenis meja, dll. ekstrakulikuler terbut berlanjut hingga aku di kelas 8. alhamdulillah, di saat aku kelas 8 dulu, aku bisa mendapatkan juara 3 turnamen taekwondo di tingkat kota. rasanya senang sekali bisa membanggakan nama SMP N 8. tp setelah aku naik ke kelas 9, ekstrakuler ditiadakan. karena para siswa kelas 9 harus fokus untuk menghadapi UNAS. oh iya, waktu kelas 7 dulu, aku duduk di kelas 73. banyak sekali teman yg aku kenal dari kelas 73. ada arip, unggul, galeh, rani, sulkhan, wina, erinda, bimo, elma, nisa, dkk. banyak bgt kalo disebutin satu-satu. hehe di kelas 73 ada yg orangnya lucu, gokil, alim, mutungan, dll. pokoknya lengkap deh :D terus lanjut ke kelas 8, waktu kelas 8 aku duduk di kelas 85. di kelas ini aku dapat teman baru, karena di kelas 8 kelas-kelasnya diacak. di kelas 85 tu ada iqbal, farhan, zakki, akbar, talia, jovanka, sahnaz, yusuf, gufron, dkk. kalo iqbal tu yg paling sering mbadut, trs kalo yusuf tu pinter tentang mapel pelajaran & juga pinter gitar, kalo farhan tu orangnya super sekali. dia itu paling pinter kalo gang pelajaran. terus kalo zakki tu yg pinter maen bola. nah kalo akbar tu yg paling jail & nakal :p wkwk pokoknya banyak deh. terus lanjut ke kelas 9, di kelas 9 aku duduk di kelas 93. temen-temen di kelas 93 tu udah gk asing lagi, soalnya waktu kelas 7 dulu kita sekelas. haha waktu kelas 9 mbalek lagi deh. ada unggul yg pekok sekali, ada arip yg sering digarapi, ada sulkhan yg mukanya kayak orang mabuk, ada bimo & elma yg pinter sekali, ada erinda yg ngomongnya nge-rap, dan masih banyak lagi. pokoknya seru deh :D hahaha. aku bersyukur bisa bersekolah di SMP N 8 dan mempunyai teman sepeti mereka. inilah pengalamanku di SMP N 8, terimakasih :)

Minggu, 04 Maret 2012

Cara Membuat Search Engine


Tentu kita semua sudah tahu apa itu Search Engine (hari gini gak tahu apa itu search engine? cape' deeh...). Search Engine adalah ... bla.. bla..bla.. dst.
Saat ini Search Engine tidak bisa dipisahkan dalam dunia internet. Dengan Search Engine kita bisa mencari tahu tentang suatu hal yang kita inginkan sesuai dengan keyword yang kita ketikkan dan juga bla.bla..bla..... udah ah penjelasannya, yang mau dibahas disini adalah bagaimana caranya membuat search engine di blogger . Caranya sangat mudah, yaitu:

1. Login ke blogger terus klik Layout terus pilih page elements nha disitu kan banyak tulisan Add a page elements klik link tersebut dan sesuaikan dimana tempatnya menaruh search engine



2. kemudian pada layar baru yang muncul pilih HTML/Javascriptkemudian copy/paste script/kode berikut ini di dalam kolom content.

<form action="http://
nama-blogmu.blogspot.com/search"
method="get"> <input class="textinput" name="q" size="
30" type="text"/> <input value="search" class="buttonsubmit" name="submit" type="submit"/></form>

Ganti 
nama-blogmu dengan nama blog kamu. Aangka 30menunjukkan panjang kotak (text box) semakin banyak angkanya maka semakin panjang textbox-nya

Referensi Alamat Tutorial Blog

hai kawan! kali ini saya akan memberikan referensi alamat tutorial blog. bagi kawan kawan yang ingin mempercantik blog dengan beberapa gadget yang menarik, seperti jam atau kalender. berikut ini alamat alamatnya..


http://muktiblog.com/tutorial-blog/cara-menambah-gadget-untuk-mempercantik-blog-anda --> ini salah satu alamat untuk mempercantik blog. disini kita diberi penjelasan tentang bagaimana cara mepercantik blog dengan menambah beberapa gadget yang mungkin menarik. misal, gadget jam bisa kita dapatkan dari link berikut:
http://www.clocklink.com/  dari link berikut, kita bisa memilih jam sesuka kita. jika kawan kawan ingin menambah gadget-gadget bisa search di: http//www.google.co.id/




terima kasih kawan! semoga bermanfaat buat kalian semua :D

Rabu, 15 Februari 2012

Sejarah dan Jenis "CMX"



Fixed gear, yang selama ini dikenal dengan Fixie ternyata tidak hanya digunakan dalam satu jenis penggunaan. Hal tersebut mulai berkembang sekitar tahun 80′an.

Pada awalnya Fixed Gear digunakan oleh para bike messanger pada abad 18an, bike messanger pada masa itu dipergunakan sebagai pengantar-perngantar dokumen atau barang untuk dipergunakan dalam pekerjaannya, dan pada sekitar tahun 70′an mereka membuat race atau balapan di jalanan raya sebagai event atau acara yang diselenggarakan oleh para bike messanger, dan pada tahun 80′an banyak orang yang memperhatikan akan kegiatan tersebut, sehingga dibentuklah olah raga resmi untuk para bike messanger yang menggunakan Track Fixed Gear bike yang diadakan pada suatu track. Pada masa itu fixed gear pun terbagi dua yaitu trick fixed gear, dimana sepeda fixed gear digunakan untuk melakukan trick-trick yang sering seperti kita lihat pada atraksi-atraksi sepeda BMX namun digunakan dengan sepeda Fixed Gear.

Para pengguna trick fixed gear biasanya akan di atraksikan dan dipertunjukkan di pertunjukan sircus.
Pada masa itu membuat perubahan besar terhadap penggunaan sepeda Fixed Gear, dimana Track bike digunakan untuk balap track dalam velodrome, dan Trick fixed digunakan untuk freestyle.
Pada masa-masa ini Fixie atau Fixed Gear ini digunakan tidak hanya untuk track, street style, trick fixed ataupun commuting. Hal tersebut banyak terbagi karena penggunaan pada media transportasi tersebut, karena menurut pandangan saya sebagai pengguna ataupun penggemar fixed gear, hal tersebut dapat memunculkan adiksi sehingga seakan-akan tidak dapat berhenti untuk menggunakannya.

Gimana sih sepeda anak cmx kebanyakan?
Yg gua tau sih semua ukuran bisa tapi berikut yg paling sering di gunain setelannya

700c

oke ini adalah cmx 700c bagi yg ukuran badannya agak tinggi atau high profile bisa coba profile ini gua pernah sesekali pake ini tapi gua ngerasa kurang fit di badan gua dan akhirnya gua beralih ke 26 lagi hehe bukan nyinggung mungkin banyak juga kok yg nyaman jadi its up to you! :)

26 cmx





nah ini dia banyak orang ngomong pas gua ride pake ini di kira bmx ahaha iya sih emang dr tampilan mirip sekali buat orang yg baru belajar dan bajet pas"an bisa pilih 26 karena dengan profile ini anda bisa bangun cmx hanya dengan 900 ribu rupiah wow ahaha yap di atas adalah gambar sepeda gua gua pilih size itu karena sangat nyaman dengan badan gua

yap segitu dulu thanks for reading! :D


Straight Edge - Hidup "Lurus" Ala Anak Muda



No Sex, No Drugs, No Alcohol, No More…
“I’m a person just like youBut I’ve got better things to do
Than sit around and fuck my head 
Hang out with the living dead

Snort white shit up my nose
Pass out at the shows I don’t even think about speed
That’s something I just don’t need
I’ve got the straight edge” (Straight Edge – Minor Threat)


Aliran musik keras seperti Hardcore, Punk maupun Rock n Roll biasanya tidak luput dari hal-hal yang berbau negatif seperti konsumsi obat-obatan terlarang, alkohol maupun melakukan seks bebas. Sebuah idiom sex, drugs and Rock n roll juga sepertinya sudah sangat melekat pada orang-orang yang gemar dan menganut scene musik rock maupun rock n roll. Ternyata tidak semua penganut aliran musik keras juga menganut lifestyle yang mengarah kepada hal-hal yang negatif juga. Seperti halnya mereka yang mengatakan mereka adalah seorang Straight edge. Apa itu Straight edge? Mungkin bagi para sebagian anak-anak punk maupun hardcore tahu arti dari Straight edge.
Awal mula Straight Edge berkembang
Straight edge, seseorang yang hidup “lurus-lurus saja” tanpa sentuhan rokok, minuman keras, obat-obatan maupun seks bebas. Berawal dari grup band yang bernama The Modern Lovers, band beraliran protopunk era 70’an yang menciptakan scene punk tidak hanya diposisikan sebagai orang-orang yang anarkis, rusuh, ugal-ugalan maupun hal-hal yang berbau negatif lainnya termasuk mengkonsumsi rokok dan alkohol sekalipun. Filosofi awal seseorang dikatakan straight edge adalah mereka yang tidak ingin merusak dirinya sendiri dengan hal-hal yang negatif dan dapat merugikan dirinya sendiri maupun orang-orang di sekitar mereka.
Kemudian di awal tahun 80’an, grup band Minor Threat membuat lagu tentang orang-orang dengan pemahaman “lurus” dengan judul Straight edge. Dari situlah istilah straight edge mulai berkembang hingga sekarang. Grup band ini menjadikan straight edge sebagai gaya hidup mereka dan mereka mencoba untuk menerapkannya kepada para fans mereka dengan selalu menyanyikan lagu tersebut di setiap pertunjukannya. Selain itu, para penganut gaya hidup straight edge mencoba untuk memperlihatkannya dengan menggunakan simbol X yang digambar di punggung tangan mereka. Adapula yang dipakai dalam bentuk pin, pakaian maupun di gambar di bagian tubuh lainnya.
Simbol X bermula dari band Teen Idles yang bermain di suatu klub San Francisco. Peraturan didalam klub tersebut, remaja yang masih berusia di bawah 18 tahun tidak boleh masuk. Sedangkan seluruh anggota band rata-rata berumur di bawah 18 tahun. Awalnya mereka tidak boleh bermain di dalam klub itu tetapi manajer band Teen Idles akhirnya membuat symbol X di tangan para pemainnya agar para staf yang bekerja di klub tidak memberikan minuman beralkohol kepada mereka. Akhirnya, setiap kali mereka manggung di setiap klub, mereka selalu menerapkan peraturan yang sama kepada para staf klub dan para anggotanya selalu menandakan symbol X besar di kedua punggung tangannya.
Straight Edge versus Non Straight Edge
Sempat pada era 90an, straight edge menjadi suatu masalah. Dari yang awalnya mereka manggung satu panggung dengan band-band yang non straight edge, kemudian mereka membentuk satu komunitas dan media tersendiri menjadi satu kesatuan para pengikut paham straight edge. Era tersebut disebut era Militan. Era militan yaitu di mana para militan yang merupakan sekelompok straight edge melakukan sikap garis keras terhadap orang-orang non straight edge. Jadi di sini mereka membentuk suatu pemikiran yang lebih anarkis dengan memandang picik orang-orang non straight edge, kemudian merasa bahwa orang-orang yang mengikuti paham straight edge adalah orang-orang yang sempurna karena mereka tidak melakukan hal-hal negatif, tetapi cara mereka malahan lebih anarkis.
Pada masa militan itulah nama straight edge sempat tercoreng. Orang-orang sempat berpandangan miring terhadap kata-kata straight edge. Banyak orang-orang yang non straight edge menjadi berpandangan bahwa menjadi straight edge ternyata tidak selamanya menunjukkan perilaku yang baik dengan tidak mengkonsumsi hal-hal negatif maupun melakukan hal-hal yang negatif. Mereka menjadi berpikir bahwa sekelompok orang yang mengaku dirinya straight edge kala itu merupakan orang-orang yang merasa ‘sok suci’.
Namun pada akhirnya, awal tahun 2000, straight edge kembali terselamatkan seiring dengan berkembangnya band-band baru. Berangsur-angsur stereotip negatif mengenai kelompok yang mengatakan mereka straight edge dapat pulih kembali. Straight edge mengalami pendewasaan dalam pola pikir dan semakin tolerant terhadap orang-orang non straight edge.
Straight Edge merupakan Pilihan Individu, bukan Paham
Semakin ke sini, banyak orang yang berpendapat bahwa straight edge bukan lagi merupakan paham maupun kelompok yang mengatakan bahwa mereka ‘hidup bersih’. Semua itu kembali lagi kepada pribadi seseorang masing-masing. Kesadaran diri seseorang untuk menjalani ‘hidup bersih’ bukan berarti ia mengikuti suatu gaya hidup karena memang semua kembali kepada jalan yang dipilih oleh individu. Menjadi seorang straight edge atau bukan, tidak dipaksakan karena semua itu adalah hak masing-masing.
Adapula orang-orang yang melakukan ‘hidup bersih’ dan sehat tentunya, dia tidak pernah mengaku bahwa dirinya adalah straight edge dan ikut dalam kelompok straight edge. Mereka menjalani kehidupan mereka sesuai dengan apa yang mereka temukan dan mereka pilih, apakah mereka mau hidup positif maupun negatif. Dan bukan hanya orang-orang yang mencintai aliran music Punk ataupun Hardcore saja yang dapat menjalani kehidupan straight edge. Orang-orang lain yang meggemari musik rock n roll, jazz, r&b, melayu sampai keroncong–pun dapat melakukan hal tersebut, yaitu menjadi straight edge.


Dikutip dari: http://www.kompasiana.com/rekamaharani/straight-edge-hidup-lurus-ala-anak-muda_54ffbdb88133116e67fa6fb4

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites